Beli sandal ini di Ubud, sekitar satu setengah tahun yang lalu. Sejak saat itu, jadi sandal kesayangan karena bisa dipakai untuk bepergian dan jalan-jalan, sekaligus cocok kalau dipasangkan dengan jarik.

Saya masih ingat lokasi tokonya: di Jalan Dewi Sita. Nggak jelas namanya apa, mungkin malah nggak ada namanya. Harga tentu miring, ya.

Waktu beli, saya tak berharap banyak. Ternyata sudah satu setengah tahun si sandal terkena panas dan hujan, dibawa naik perahu sampai motoran, sandal ini masih baik-baik saja. Kulitnya malah semakin ‘lemas’ dan nggak kaku lagi.

Saya yakin, Indonesia punya banyak pembuat sandal atau sepatu yang mumpuni. Cuma memang, terkadang, kita kalah soal desain, soal pemasaran, soal ketepatan dan kecepatan produksi ketika dapat pesanan massal, dan lain sebagainya.

Kalau kamu punya teman yang suka mendesain sepatu atau jualan sepatu​ (or is this you?)​, coba kasih tahu soal program Footwear Diploma Study Tour dari TaF.tc Singapura ini, deh. 👠👡👢👞👟 Kesempatan bagi para pembuat dan pengusaha sepatu lokal untuk berguru selama 2 minggu dengan para perancang dan pebisnis sepatu terkemuka di Singapura. Gratis. Cek di sini, ya: http://bit.ly/taftcfootwearstudytour

Bangga juga, kan, kalau industri sepatu kita bisa bersaing secara global? Bisa. Sudah ada yang bisa. Akan lebih seru kalau lebih banyak yang bisa! :) #taftc #footweardiploma #studytour
79 likes
  • beradadisiniBeli sandal ini di Ubud, sekitar satu setengah tahun yang lalu. Sejak saat itu, jadi sandal kesayangan karena bisa dipakai untuk bepergian dan jalan-jalan, sekaligus cocok kalau dipasangkan dengan jarik.

    Saya masih ingat lokasi tokonya: di Jalan Dewi Sita. Nggak jelas namanya apa, mungkin malah nggak ada namanya. Harga tentu miring, ya.

    Waktu beli, saya tak berharap banyak. Ternyata sudah satu setengah tahun si sandal terkena panas dan hujan, dibawa naik perahu sampai motoran, sandal ini masih baik-baik saja. Kulitnya malah semakin ‘lemas’ dan nggak kaku lagi.

    Saya yakin, Indonesia punya banyak pembuat sandal atau sepatu yang mumpuni. Cuma memang, terkadang, kita kalah soal desain, soal pemasaran, soal ketepatan dan kecepatan produksi ketika dapat pesanan massal, dan lain sebagainya.

    Kalau kamu punya teman yang suka mendesain sepatu atau jualan sepatu​ (or is this you?)​, coba kasih tahu soal program Footwear Diploma Study Tour dari TaF.tc Singapura ini, deh. 👠👡👢👞👟 Kesempatan bagi para pembuat dan pengusaha sepatu lokal untuk berguru selama 2 minggu dengan para perancang dan pebisnis sepatu terkemuka di Singapura. Gratis. Cek di sini, ya: http://bit.ly/taftcfootwearstudytour

    Bangga juga, kan, kalau industri sepatu kita bisa bersaing secara global? Bisa. Sudah ada yang bisa. Akan lebih seru kalau lebih banyak yang bisa! :) #taftc #footweardiploma #studytour

  • 1vypuppyNitip beli sendalnya boleh kah? 😬 *lalu ditimpuk
  • beradadisini@1vypuppy boleeeh. ukuranmu berapa?
  • rahmawatidiah_@beradadisini mauuu nitipp juga mba hanni. Hihihi 😜
  • beradadisini@rahmawatidiah_ ukuran sandalmu yaaak. tp aku br plg akhir mei. 😂
  • rahmawatidiah_@beradadisini 38 heehhe yeay asiiik , maaf merepotkan mu mbak 😫
Log in to like or comment.