64 likes
  • platform3_bdgSekilas Mengenai:
    Aliansyah Caniago

    Berbasis di Bandung, Aliansyah Caniago (lahir 1987) -atau Alin- melahirkan karya-karya lewat intervensi ruang, instalasi dan performans durasional. Ia tertarik dengan metode bekerja sama secara langsung dengan komunitas dan mengembangkan karya yang dapat menyatu dengan masyarakat, hadir secara kreatif dalam area-area konflik dan responsif terhadap isu-isu kerusakan lingkungan.
    Alin berpartisipasi dalam banyak pameran serta acara-acara performance art baik dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional. Penghargaan yang telah diraih diantaranya adalah pemenang Bandung Contemporary Art Award 2015, Top Honor of Indonesian Art Awards 2015 dan Finalist of Bazaar Art Award 2011. Ia juga adalah pendiri dari Ruang Gerilya, ruang kolektif seniman berbasis Bandung yang berfokus pada karya-karya eksperimental. proses dan riset seniman. Di tahun 2016, Alin menciptakan sebuah performans durasional di ruang publik yang mempertanyakan relevansi Kesultanan terhadap isu kepemilikan lahan antara masyarakat tradisional dan modern di kota Yogyakarta.

    Alin baru saja menyelesaikan residensinya di Davidson College, North Carolina, Amerika Serikat. -----
    Diskusi Panel "GERAKGERIK: Peran & Kedudukan Performance Art Tudei" akan berlangsung Senin, 13 Maret 2017 dari pk. 14.00-18.00. Gratis/Terbuka Untuk Umum.

    #platform3 #performanceart #diskusisenirupa #bandungevent #bandungartevent #bandungactivity #senirupabandung #senimanindonesia #indonesiacontemporaryartist

Log in to like or comment.