PADANG, HALUAN- Acara pelepasan 1000 lampion dalam rangka pergantian tahun baru 2017 di Gunung Marapi , yang terletak di  Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar dilarang oleh Kepolisian Polda Sumbar.

Hal ini dikatakan oleh Kapolda Sumbar Brigjend Pol Basarudin, pada kegiatan Kamtibmas Polda Sumbar, Sabtu (31/12). “Tidak boleh satupun masyarakat yang mengikuti acara tersebut. Selain kondisi yang tidak akan aman, pelepasan lampion itu juga akan  menimbulkan bahaya seperti, kebakaran hutan, korsleting listrik dan lain-lain,”terang jenderal bingtan satu itu.

Hal yang sama dikatakan Wakapolda Sumbar Kombes Pol Nur Afiah, panitia pelaksana sudah meminta izin ke Polres Padang Panjang dan Bukittinggi, namun pihak kepolisian setempat tidak memberi izin.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah menurunkan personil di pintu masuk ke Gunung Merapi di Koto Baru. Sehingga tidak satupun orang boleh memasuki lokasi tersebut.

Penolakan pelepasan 1000 lapmion juga muncul di media sosial, sejumlah akun Facebook mengkritik acara pergantian tahun baru tersebut.

Salah satunya akun Nyun Nyun yang menulis Untuk yang merayakan pergantian tahun di Gunung Marapi pakai lampion sudah ada larangan dari kepolisian. Karena bisa berpotensi kebakaran hutan.

Hal yang sama juga ditulis oleh akun Petualang Sunyi, Tahun baru 1000 lampion, aman ndak gunuang marapi kito saudara??. Pertanyan tersebut balas oleh akun lainnya seperti akun Akang Rang Kubu Kalo ado lokasi yang kebakaran, sia nan tangguang jawab? Pemadam?.(h/mg-ina)
#1000lampion #gunungmarapi #tahunbaru #infosumbar #minangsedunia #infopadang #pendaki #2017 #sumbar #minang
19 likes
  • harianhaluanPADANG, HALUAN- Acara pelepasan 1000 lampion dalam rangka pergantian tahun baru 2017 di Gunung Marapi , yang terletak di  Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar dilarang oleh Kepolisian Polda Sumbar.

    Hal ini dikatakan oleh Kapolda Sumbar Brigjend Pol Basarudin, pada kegiatan Kamtibmas Polda Sumbar, Sabtu (31/12). “Tidak boleh satupun masyarakat yang mengikuti acara tersebut. Selain kondisi yang tidak akan aman, pelepasan lampion itu juga akan  menimbulkan bahaya seperti, kebakaran hutan, korsleting listrik dan lain-lain,”terang jenderal bingtan satu itu.

    Hal yang sama dikatakan Wakapolda Sumbar Kombes Pol Nur Afiah, panitia pelaksana sudah meminta izin ke Polres Padang Panjang dan Bukittinggi, namun pihak kepolisian setempat tidak memberi izin.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah menurunkan personil di pintu masuk ke Gunung Merapi di Koto Baru. Sehingga tidak satupun orang boleh memasuki lokasi tersebut.

    Penolakan pelepasan 1000 lapmion juga muncul di media sosial, sejumlah akun Facebook mengkritik acara pergantian tahun baru tersebut.

    Salah satunya akun Nyun Nyun yang menulis Untuk yang merayakan pergantian tahun di Gunung Marapi pakai lampion sudah ada larangan dari kepolisian. Karena bisa berpotensi kebakaran hutan.

    Hal yang sama juga ditulis oleh akun Petualang Sunyi, Tahun baru 1000 lampion, aman ndak gunuang marapi kito saudara??. Pertanyan tersebut balas oleh akun lainnya seperti akun Akang Rang Kubu Kalo ado lokasi yang kebakaran, sia nan tangguang jawab? Pemadam?.(h/mg-ina)
    #1000lampion #gunungmarapi #tahunbaru #infosumbar #minangsedunia #infopadang #pendaki #2017 #sumbar #minang

Log in to like or comment.